29 Oktober 2026 - 20:41
Pertanyaan Syahid Ayatullah Khamenei kepada Para Pemimpin Negara-Negara Islam

Al-Qur'an mengajukan pertanyaan, dan sejarah menantikan jawabannya: Mengapa dalam menghadapi penindasan terhadap rakyat Gaza, perintah “Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dan sekutu” tidak dilaksanakan? Pertanyaan dari Pemimpin Revolusi yang Syahid ini ditujukan kepada kita semua.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Pemimpin Revolusi Islam Iran yang Syahid Ayatullah Khamenei menyampaikan: Al-Qur'an berfirman kepada kita:

«لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ»

“Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dan sekutu dengan meninggalkan orang-orang beriman.” (1)

Apakah ayat ini diamalkan dalam persoalan Gaza? Mengapa para pemimpin negara-negara Islam tidak secara terbuka menyatakan penentangan mereka, memutuskan hubungan, serta menghentikan segala bentuk bantuan dan dukungan kepada Zionis yang kafir, keji, dan memerangi umat Islam?

Al-Qur'an berfirman:

«لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ»

“Janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman setia.” (2)

Apakah ayat ini diamalkan di dunia saat ini?

Al-Qur'an juga berfirman:

«أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ»

“Mereka bersikap tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi saling berkasih sayang di antara sesama mereka.” (3)

Apakah ketegasan seperti ini diperlihatkan dalam menghadapi rezim Zionis yang keji? Inilah persoalan-persoalan besar yang menyakitkan dunia Islam saat ini.

Allah Yang Mahatinggi akan meminta pertanggungjawaban setiap individu dari bangsa-bangsa Muslim karena tidak memberikan tekanan kepada pemerintah mereka sendiri. Allah juga akan meminta pertanggungjawaban pemerintah negara-negara Muslim karena tidak bertindak.

«إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ ... أَنْ تَوَلَّوْهُمْ»

“Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai teman setia orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusirmu dari negerimu ...” (4)

Pernyataan Ayatullah Sayid Ali Khamenei ini disampaikan dalam pertemuan dengan para peserta Kompetisi Al-Qur'an Internasional, 22 Februari 2024.

Sumber

1. QS. Ali Imran [3]: 28

«لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ»

Terjemahan:

“Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang-orang kafir sebagai teman setia dan pelindung dengan meninggalkan orang-orang beriman. Barang siapa melakukan demikian, maka ia tidak memperoleh perlindungan dari Allah sedikit pun, kecuali apabila kamu menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Allah memperingatkan kamu terhadap diri-Nya, dan hanya kepada Allah tempat kembali.”

2. QS. Al-Mumtahanah [60]: 1

«بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ ۙ أَنْ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ رَبِّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِي ۚ تُسِرُّونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَأَنَا أَعْلَمُ بِمَا أَخْفَيْتُمْ وَمَا أَعْلَنْتُمْ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْهُ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ»

Terjemahan:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka rasa kasih sayang, padahal mereka telah mengingkari kebenaran yang datang kepadamu. Mereka mengusir Rasul dan kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu.

Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku, maka janganlah menjalin persahabatan dengan mereka. Kamu secara diam-diam menyampaikan kasih sayang kepada mereka, padahal Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.

Barang siapa di antara kamu melakukan demikian, sungguh ia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

3. QS. Al-Fath [48]: 29

«مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا»

Terjemahan:

“Muhammad adalah utusan Allah. Orang-orang yang bersamanya bersikap tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi saling berkasih sayang di antara mereka.

Engkau melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Tanda-tanda mereka tampak pada wajah mereka dari bekas sujud.

Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu menguatkan tanaman tersebut sehingga menjadi besar dan tegak berdiri di atas batangnya. Tanaman itu menyenangkan hati para penanamnya, sehingga Allah membuat orang-orang kafir marah melalui mereka.

Allah menjanjikan ampunan dan pahala yang besar kepada orang-orang di antara mereka yang beriman dan mengerjakan amal saleh.”

4. QS. Al-Mumtahanah [60]: 9

«إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَىٰ إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ»

Terjemahan:

“Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai teman setia orang-orang yang memerangimu karena agama, mengusirmu dari kampung halamanmu, dan membantu pihak lain dalam mengusirmu. Barang siapa menjadikan mereka sebagai teman setia, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha